Situs Web Kepustakaan

Tokoh Perfilman Indonesia

Hasil Kerjasama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Sinematek Indonesia

Rima Melati

Biografi

 

 

BERANDA BIOGRAFI LAGU FILM FOTO ARTIKEL KOMENTAR PENGHARGAAN

Nama Asli : Maryolin Tambayong. Lahir di Tondano, 22 Agustus 1939. Pendidikan : Kursus Pengetahuan Umum (KPU) Sinematografi (1989). Biar ayah kandungnya (Belanda), Marinus Van Rest, tapi dia menggunakan nama keluarga ayah tirinya, Tambayong. Muncul dengan nama Lience Tambayong ketika nyanyi dalam (kwartet) The Baby Dolls. Bersama rekan yang kemudian juga dikenal sebagai pemain film, Indriati Iskak, Qaby Mambo dan Baby Huwae. Dalam Djuara Sepatu Roda (1958), yang bintang uatama Indriati Iskak, dia baru "numpang lewat". Memakai nama anaknya yang meninggal dunia waktu lahir, Rima Melati mendapat peran utama pertama dalam Kasih Tak Sampai (1961). Tapi baru belasan tahun kemudian mencetak prestasi : aktris terbaik pilihan wartawan Jakarta (best actress) 1970-1971 dalam Noda Tak Berampun dan meraih Citra lewat Intan Berduri dalam Festival Film Indonesia (FFI) pertama tahun 1973. Disamping itu merupakan aktris harapan, baik melalui Wadjah Seorang Laki-laki (PWI Jaya 1971-1972) maupun dalam Salah Asuhan (1972-1973). Selain itu masuk nominasi Citra lewat Kupu-kupu Putih (FFI 1984), Tinggal Landas Buat Kekasih (FFI 1985), Pondok Cinta (FFI 1986) dan Arini II pada FFI 1988. Setelah syuting Sesaat Dalam Pelukan (1989), Rima kena serangan kanker payudara dan dirawat antara April dan Desember 1990. Menghilang dari dunia film, apalagi produksi film Indonesia mengalami penurunan tajam, Tapi kebagian juga peranan dalam film Sesal (1996) yang dibintangi utama sobatnya, Sophan Sophiaan dan Widyawati. Pada 1997 Rima mendapat kepercayaan utuk menyutradarai sinetron Api Cinta Antonio Blanco. Meski telah 2 kali sebelumnya Rima menggarap sinetron. Sinetron cerita Biarkan Kami Bahagia dengan Tuti Indra Malaon (1939 – 1989), dan satunya lagi dokumenter.

Filmografi : Djuara Sepatu Roda (1958), Djantung Hati, Kasih Tak Sampai, Notaris Sulami, Darmawisata, Amor dan Humor (1961), Hadiah 2.000.000, Bermalam Di Solo, Violetta (1962), Ballada Kota Besar, Kartika Aju, Penjeberangan (1963), Kunanti Djawabmu (1964), Big Village, Laki-laki Tak Bernama (1969), Dan Bunga-Bunga Berguguran, Noda Tak Berampun (1970), Biarlah Aku Pergi, Lewat Tengah Malam, Kekasihku Ibuku, Rina, Rakit, Bengawan Solo, Jang Djatuh Dikaki Lelaki, Wadjah Seorang Laki-laki (1971), Mama, Intan Berduri, Tjintaku Djauh Dipulau, Salah Asuhan (1972), Bapak Kawin Lagi, Ayah, Takdir (1973), Alibaba, Anak Bintang, Susana, Perawan Malam, Dosa Siapa, Gaun Pengantin (1974), Max Havelaar (Saijah dan Adinda) (1975), Wajah Tiga Perempuan, Widuri Kekasihku, Pinangan (1976), Bulu-bulu Cendrawasi (1978), Kabut Sutra Ungu (1979), Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, Busana Dalam Mimpi (1980), Jangan Ambil Nyawaku, Sekuntum Mawar Putih, Bukan Impian Semusim, Detik-Detik Cinta Menyentuh, Tali Merah Perkawinan, Hati Selembut Salju (1981), Perkawinan 83, Dibalik Kelambu (1982), Rahasia Buronan, Kupu-kupu Putih (1983), Bercinta Dalam Badai, Kembang Kertas, Saat-Saat Yang Indah, Tinggal Landas Buat Kekasih (1984), Serpihan Mutiara Retak, Matahari Matahari, Kulihat Cinta Dimatanya, Melintas Badai, Romatika, Damai Kami Sepanjang Hari, Kidung Cinta, Matahari-Matahari, Pondok Cinta (1985), Pengantin Baru, Dibalik Dinding Kelabu, Secawan Anggur Kebimbangan, Telaga Airmata, Merpati Tak Pernah Ingkar Janji, Biarkan Bulan Itu (1986), Arini I, Aku Benci Kamu, Kecil-Kecil Jadi Pengantin, Ayahku, Cintaku Dirumah Susun (1987), Arini II, Ayu dan Ayu, Harga Sebuah Kejujuran, Setegar Gunung Batu, Seputih Kasih Semerah Luka (1988), Kanan Kiri OK I, Sesaat Dalam Pelukan, Lupu III (Topi-Topi Centil), Dua Dari Tiga Laki-Laki, Kristal-Kristal Cinta, Kanan Kiri OK II (1989), Sesal (1994), Blanco The Colour Of Love (1997), Cinta Silver, Banyu Biru (2004), Ungu Violet (2005), Bali Forever, Kala (2007), Bebek Belur, Satu jam Saja (2010).

Sinetron : Cinta Semakin Ternoda, Ketika Cinta Harus Memilih (1997), Aku Tak Berdosa (1998), Kemuning (1999)

Sumber : Sinematek